Peran Dokter Ahli Kebidanan dan Kandungan

Eflita Meiyetriani, Budi Utomo, Besral Besral, Budi Iman Santoso, Sjarifah Salmah

Abstract


Salah satu bentuk medikalisasi kelahiran adalah angka persalinan sectio caesarea yang tinggi. Hasil beberapa studi menunjukkan bahwa dokter ahli kebidanan dan kandungan merupakan faktor penting yang menentukan persalinan yang dijalani responden. Penelitian ini bertujuan menilai peran
dokter ahli kebidanan dan kandungan dalam mengambil keputusan untuk melakukan sectio caesarea dibandingkan persalinan normal dengan mengontrol variabel sosiodemografi dan faktor risiko ibu. Penelitian dilakukan
dengan metode cross sectional menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) DKI Jakarta. Populasi penelitian adalah wanita pernah kawin usia 15 – 44 tahun yang memiliki riwayat melahirkan 5 tahun terakhir sebelum survei dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan
pemilihan petugas pelayanan antenatal berhubungan dengan persalinan sectio caesarea, tetapi hubungan ini tidak berdiri sendiri, terkait dengan pengaruh status ekonomi rumah tangga. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara responden yang memilih
dokter ahli kebidanan dan kandungan sebagai petugas pelayanan antenatal dengan persalinan sectio caesarea yang juga dipengaruhi oleh status sosial ekonomi rumah tangga responden. Selain status sosial ekonomi, variabel yang berhubungan dengan persalinan sectio caesarea adalah usia
ibu, paritas ibu, pendidikan ibu, riwayat komplikasi kehamilan, dan riwayat perdarahan.

Kata kunci: Sectio caesarea, dokter ahli kebidanan dan kandungan, sosiodemografi, faktor risiko ibu

Abstract

One of the birth medicalization form is the high number of sectio caesarea deliveries. Result of some studies shows that obstetrician is a factor which can determine the preference type of delivery. The purpose of this study is to assess the role of the obstectrician in order to make decision making in
preference sectio caesarea delivery than vaginal delivery after controlled with sociodemographic factors and maternal risk factor. The study was a cross sectional study using a quantitative approach. This study using secondary data which obtained from Indonesia Demographic and Health Survey 2007 with subset of the research is DKI Jakarta region. Population of this study was married women with age between 15 – 44 years old who has delivery history in term of 5 years before the survey. The study shows significant correlation between prenatal care workers with sectio caesarea delivery but this correlation also has an interaction with household economic status variables. There is significant correlation between respondent whose prenatal care with obstectrician with sectio caesarea delivery. This correlation also related with household economic status. Others variables related to sectio caesarea delivery beside social economic status are maternal
age, parity, maternal education, complication during pregnancy history, and bleeding history.

Keywords: Sectio caesarea, obstetrician, sociodemographic, maternal risk factor


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21109/kesmas.v7i1.74

Refbacks

  • There are currently no refbacks.