Vol 2, No 2 (2021)

Kajian Penilaian Risiko Kesehatan Terkait Pajanan BTX Mengacu Pada Metode SQRA di Laboratorium Pengujian Migas PT SCI

Ryan Rachmawan, Mila Tejamaya

Abstract


Laboratorium adalah tempat untuk melakukan percobaan atau eksperimen uji dimana bekerja di tempat tersebut membutuhkan perilaku kehati-hatian dalam menggunakan peralatan dan bahan. Salah satu jenis bahan kimia yang terdapat di laboratorium adalah pelarut organik yang memiliki fungsi sebagai pelarut bahan kimia lainnya. Potensi risiko kanker payudara pada pekerja wanita di laboratorium pada studi kohort ini adalah paparan pelarut organik. Pelarut organik yang sering digunakan di laboratorium adalah benzene, toluene dan xylene (BTX). Dengan adanya pajanan bahan kimia benzene, toluene dan xylene di tempat kerja dan risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh bahan kimia tersebut, maka perlu dilakukan penilaian tingkat risiko pajanan bahan kimia terhadap kesehatan pekerja di laboratorium PT. SCI dengan suatu penilaian risiko kesehatan melalui inhalasi dengan menggunakan metode SQRA Singapura. Pengumpulan data terkait dengan keluhan kesehatan pekerja gejala neurotoksik laboratorium menggunakan kuisioner yang mengacu pada The German Q18 Questionnaire. Penelitian dimulai dengan pengambilan sampel inhalasi dan udara di lingkungan kerja. Data hasil sampling diolah untuk mengetahui Tingkat Bahaya (Hazard Rating), Tingkat Pajanan (Exposure Rating), dan Tingkat Risiko (Risk Rating). Nilai tingkat pajanan untuk benzene, toluene dan xylene berturut-turut adalah 1,6;2,0;2,1. Nilai RR benzene adalah 3 (risiko moderat) sedangkan nilai RR toluene dan xylene adalah 2 (risiko rendah). Secara keseluruhan terkait jumlah responden yang memiliki gejala neurotoksik positif atau menjawab “ya” pada 5 pertanyaan atau lebih pada kuisioner sebanyak 25% (1 responden) dan 75% (3 responden) lainnya memiliki gejala neurotoksik negatif

Keywords


Laboratorium, SQRA, BTX

References


Abbas, M., Zakaria, A. and Balkhyour, M. (2017) ‘Implementation of Chemical Health Risk Assessment (CHRA) program at Chemical Laboratories of a University’, Journal of Safety Studies, 3(1), p. 53. doi: 10.5296/jss.v3i1.11109.

Amoore, J. E. and Hautala, E. (1983) ‘Odor as an ald to chemical safety: Odor thresholds compared with threshold limit values and volatilities for 214 industrial chemicals in air and water dilution’, Journal of Applied Toxicology, 3(6), pp. 272–290. doi: 10.1002/jat.2550030603.

Athqiya, A. A. et al. (2019) ‘Hazard identification, risk assessment, and determining controls in laboratories’, Indian Journal of Public Health Research and Development, 10(7), pp. 877–883. doi: 10.5958/0976-5506.2019.01688.7.

Cakmak, S. et al. (2014) ‘Residential exposure to volatile organic compounds and lung function: Results from a population-based cross-sectional survey’, Environmental Pollution, 194, pp. 145–151. doi: 10.1016/j.envpol.2014.07.020.

Davidson, C. J., Hannigan, J. H. and Bowen, S. E. (2021) ‘Effects of inhaled combined Benzene, Toluene, Ethylbenzene, and Xylenes (BTEX): Toward an environmental exposure model’, Environmental Toxicology and Pharmacology, 81(July 2020), p. 103518. doi: 10.1016/j.etap.2020.103518.

Gustavsson, P. et al. (2017) ‘Cancer incidence in female laboratory employees: Extended follow-up of a Swedish cohort study’, Occupational and Environmental Medicine, 74(11), pp. 823–826. doi: 10.1136/oemed-2016-104184.

Hartman, D. E. (1995) Neuropsycological Toxicology: Identification and Assessment of Human Neurotoxic Syndromes. Second. New York: Pergamon Press.

Ihrig, A., Triebig, G. and Dietz, M. C. (2001) ‘Evaluation of a modified German version of the Q16 questionnaire for neurotoxic symptoms in workers exposed to solvents’, Occupational and Environmental Medicine, 58(1), pp. 19–23. doi: 10.1136/oem.58.1.19.

Kartikasari, D., Nurjazuli, N. and Rahadjo, M. (2016) ‘Analisis Risiko Kesehatan Pajanan Benzene Pada Pekerja Di Bagian Laboratorium Industri Pengolahan Minyak Bumi’, Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 4(4), pp. 892–899.

Klaasen, C. D. (2013) Toxicology, The Basic Xence of Poison. 8th Editio. Kansas: McGraw-Hill.

Ministry of Man Power Singapore (2014) A Semi-Quantitative Method to Assess Occupational Exposure to Harmful Chemicals. Singapore: Occupational Safety and Health Division.

Moridzadeh, M. et al. (2020) ‘Assessing BTEX exposure among workers of the second largest natural gas reserve in the world: a biomonitoring approach’, Environmental Xence and Pollution Research, 27(35), pp. 44519–44527. doi: 10.1007/s11356-020-10379-x.

Sabilla, N. P. and Widajati, N. (2021) ‘Determining the exposure of benzene, toluene, xylene (In condensate) in a chemical laboratory of natural gas company by chemical health risk assessment (chra)’, Indian Journal of Forensic Medicine and Toxicology, 15(1), pp. 1392–1397. doi: 10.37506/ijfmt.v15i1.13608.

Sahri, M. and Widajati, N. (2013) ‘Evaluation of Toluene Exposure in Workers at Industrial Area of Sidoarjo , Indonesia by Measurement of Urinary Hippuric Acid’, Asia Pacific Journal of Medical Toxicology, 2(November), pp. 145–149.

Spencer, P. . and Lein, P. . (2014) ‘Neurotoxicity’, in Wexler, P. (ed.) Encyclopedia of Toxicology. Third. Maryland: US National Library of Medicine, pp. 489–500.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.