e-ISSN 2598-3849       print ISSN 2527-8878

Vol 1, No 2 (2016)

Perbandingan Klaim Penyakit Katastropik Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Provinsi DKI Jakarta dan Nusa Tenggara Timur Tahun 2014

heni wati, Hasbullah Thabrany

Abstract


Abstrak

Beberapa penyakit yang pada tingkat rumah tangga tergolong katastropik adalah gagal ginjal, kardiovaskular, kanker, thalassemia dan hemophilia. Penderita penyakit tersebut merupakan kelompok yang paling menikmati Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan penyakit-penyakit tersebut menyerap klaim besar dalam JKN yang perlu mendapat perhatian serius. Karena sebaran fasilitas kesehatan dan kompetensi tenaga medis yang berbeda serta bayaran CBG yang tidak adil, disinyalir terjadi serapan dana yang tidak seimbang antara propinsi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis besaran klaim penyakit tersebut di dua proponsi Jakarta dengan pendapatan per kapita tinggi dan NTT dengan pendapatan per kapita rendah. Penelitian ini menggunakan data klaim di BPJS Kesehatan tahun 2014 yang berjumlah 309.301 klaim di kedua propinsi tersebut untuk mengekplorasi sejauh mana perbedaan klaim klaim. Hasil analisis menunjukkan ada perbedaan bermakna rata-rata klaim klaim per CBG, per perawatan, per hari rawat . Faktor terbesar perbedaan tersebut adalah besaran CBG yang tidak member insentif pemerataan dokter spesialis ke RS kelas B, C, dan D di daerah dengan pendapatan per kapita rendah. Penelitian ini tidak membuktikan bahwa dana dari provinsi NTT terserap di provinsi DKI.

Abstract

Several diseases that at the household level become catastrophic are end stage renal diseases, cardiovascular, cancer, thalasemia, and haemphilia. Patients of those diseases are benefitted the most of the National Health Insruacen (JKN) and those diseases absorbed high claim costs of the JKN. Special attentions are needed to manage those diseases. Disparity of health care facilities, specialists, and differentials of Casemix Base Group (CBG) payment are susptected to be important contributing factors that create absosrbtion of JKN fund across provinces. This study use 2014 claim data of BPJS Kesehatan in Jakarta and East Nusa Tengga (NTT) provinces to explore the size of differences. The total number of claims analyzed was 309,301 claims. The results show statistically difference of claim payment per case, per admission, and per hospital day. The differences are atributable mostly by differentials of CBG prices that are not providing incentives for specialists to be deployed in smaller hospitals of class B, C, and D in low income provinces.This study does not prove transfer of JKN fund from NTT to Jakarta.


Keywords


Catastrophic diseases; JKN Claims; CBG Prices; Disparity of hospitals

Full Text: PDF

DOI: 10.7454/eki.v1i2.1771

Refbacks

  • There are currently no refbacks.