Policy Implementation Performance Related to the Procurement of PRB Drugs in the Subdistrict Primary Healthcare Center Pharmacy and PRB Pharmacy in Central Jakarta Quarter I, II, and III of 2019

Sari Ulfa Nardia, Amal Chalik Sjaaf

Abstract


Back-Referral Program (PRB) is one way to improve the quality of the health services for BPJS participants in conducting quality control and cost control. The unavailability of pharmacies and drugs for PRB causes the PRB program not to run optimally, thus increasing the catastrophic disease sufferers and absorbing big claims in JKN. This study is qualitative research with a descriptive approach using the method of in-depth interviews and document review. The research informants' criteria were: the elements of the leadership and policy management officers in the DKI Jakarta Provincial Health Office, Central Jakarta Health Office, Central Jakarta BPJS Health Center, Central Jakarta District Health Center, and Central Jakarta PRB Pharmacy. The results showed that the implementation performance was not optimal, which was influenced by policy standards and objectives, resources, communication between organizations, the implementers' attitude, the implementing organization's characteristics, and the economic, social, and politics. Coordination, commitment, and evaluation of activities from the Ministry of Health, BPJS Health, Government Service Goods Procurement Policy Institute, and DKI Jakarta Provincial Health Office are needed in terms of the availability of this PRB drug.


Keywords


Implementation, Policy, Back - Referral Program, Drug

Full Text:

PDF

References


Ayuningtyas, D. (2015). Kebijakan Kesehatan Prinsip dan Praktik (1st ed.). Jakarta: Rajawali Pres

BPJS Kesehatan, (2014) . Panduan Praktis Program Rujuk Balik Bagi Peserta JKN

Cahyadi, A. (2019). BPJS Kesehatan Prediksi Biaya Penyakit Katastropik Tembus Rp20 Triliun. https://investor.id/finance/bpjs-kesehatan-prediksi-biaya-penyakit-katastropik-tembus-rp20-triliun. diakses Juli 26, 2020

Heniwati dan Thabrany H.(2016). Perbandingan Klaim Penyakit Katastropik Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Provinsi DKI Jakarta dan Nusa Tenggara Timur Tahun 2014. Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia, Vol. 1 (2), 18-27

Ianathasya dan Nadjib M (2015). Gambaran Stock Out Obat Program Rujuk Balik bagi peserta JKN di BPJS Kesehatan Jakarta Pusat pada Bulan Juni - Agustus 2014, Depok : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan program JKN (Lampiran). Jakarta

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia RI. (2015). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 99 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia RI. (2016a). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Jakarta

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia RI. (2016b). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 74 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas . Jakarta

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia RI. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 tahun 2017 tentang Apotek . Jakarta

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta

Lembaga Administrasi Negara. (2015). Modul Pelatihan Analisis Kebijakan.

https://www.ksi-indonesia.org/old/document/material/144712564312XL90.pdf

Maryani H., et al (2019). Pengelolaan Obat dengan E-Purchasing untuk pasien Program Rujuk Balik di Fasilitas Kesehatan tingkat Pertama ( Studi kasus di Puskesmas dan Apotek di Surabaya ). Buletin Penelitian Sistem Kesehatan – Vol. 22 No. 2 April 2019: 99–105

Nugroho, Riant ( 2017). Public Policy (Edisi Keenam). Jakarta : PT Gramedia

Purwanto, EA & Sulistyastuti, DR 2015, Implementasi Kebijakan Publik : Konsep dan Aplikasinya di Indonesia, Penerbit Gava Media, Yogyakarta.

Pertiwi D., et al (2017) Analisis Implementasi Program Rujuk Balik Peserta Jaminan Kesehatan Nasional di Rumah Sakit Umum Daerah Tidar Kota Magelang. JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (e-Journal) Volume 5, Nomor 3, Juli 2017 (ISSN: 2356-3346) http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/jkm

Paramita A. et al (2019). Upaya Kendali Mutu dan Biaya Program Rujuk Balik Menggunakan Pendekatan Root Cause Analysis.Cost and Quality Control in Referral – Back Programme using Root Cause Analysis. Journal of Health Science and Prevention Vol 3 No 2 September 2019–ISSN 2459-919x : 68-78

Republik Indonesia. (2012). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. Jakarta.

Winarno, B 2014, Kebijakan Publik : Teori, Proses dan Studi Kasus, Center of Academic of Publishing Service, Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.7454/ihpa.v6i1.4281

Refbacks

  • There are currently no refbacks.