Efektivitas Media Edukasi Audio-visual dan Booklet terhadap Pengetahuan Premenopause, Efikasi Diri dan Stres pada Wanita Premenopause di Kota Bandung

Ridwan Setiawan, Iryanti Iryanti, Muryati Muryati

Abstract

ABSTRAK
Latar Belakang. Jumlah wanita menopause di Indonesia saat ini sebanyak 7,4% dari total populasi, dan tahun 2020 jumlahnya diperkirakan mencapai 11,54%. Menopause diawali dengan premenopause, dimana pada masa ini terjadi penurunan hormon estrogen yang memunculkan sindrom premenopause yang dapat mengakibatkan stres pada wanita.
Tujuan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas media edukasi audio-visual dan booklet terhadap pengetahuan premenopause, efikasi diri dan tingkat stres pada wanita premenopause di Kota Bandung.
Metode. Jenis penelitian adalah quasi experiment dengan pre-post test with control group design. Jumlah partisipan sebanyak 76 orang, terdiri dari 38 orang kelompok intervensi dan 38 orang kontrol.
Hasil. Penelitian ini menemukan bahwa pada kelompok intervensi rerata pengetahuan 6,09 poin lebih tinggi, rerata efikasi diri 3,05 poin lebih tinggi, dan rerata stres terjadi penurunan 1,23 poin dibandingkan dengan kelompok kontrol. Penggunaan audio-visual dan booklet sebagai media edukasi berhubungan dengan meningkatnya pengetahuan mengenai premenopause dan efikasi diri, serta efektif menurunkan stres wanita premenopause di Kota Bandung (p<0,05).
Kesimpulan. Pemberian edukasi menggunakan media audio-visual dan booklet efektif dapat meningkatkan pengetahuan wanita premenopause tentang premenopause.


ABSTRACT
Background. The number of menopausal women in Indonesia is currently 7.4% of the total population, and its number is estimated up to 11.54 % in 2020. The menopausal period is preceded by premenopausal phase in which the estrogen hormone is decreased, causing premenopausal syndromes that may lead to stres in women. Objective. This study was to assses the effectiveness of audio-visuals and booklets as educational medium on the knowledge about premenopause, self-efficacy and stres level of premenopausal women in Bandung.
Method. Design of the study was quasi experiment using pre-post test with control group design. There were 76 participants, consisting of 38 participants in intervention group and 38 participants in control group.
Results. This study found that the scores of knowledge was higher 6.09 points, self-efficacy was higher 3.05 point, and stres level was decrased by 1.23 point in the intervention group than in the control group. The use of audio-visual and booklet as educational medium was associated with increasing knowledge and self-efficacy as well as effective in reducing stres level in premenopausal women in Bandung City. Conclusion. Providing education through audiovisuals and booklets was effective in increasing knowledge of premenopausal women concerning premenopause.

Keywords

audio-visual, booklet, efikasi diri, premenopause

References

Dwi, S. A. Body mass index & lama menopause berpengaruh terhadap kualitas hidup menopause. Jurnal Hospital Majapahit. 2017; 9(1): 28-41.

Harlow, et al. Executive summary of the stages of reproductive aging workshop + 10: addressing the unfinished agenda of staging reproductive aging. Menopause: The Journal of The North American Men-opause Society. 2012; 19(4).

Nurdono, D.A. Gambaran sikap ibu ter-hadap masa premenopause pada ibu-ibu. Jurnal Online Psikologi. 2013; 1(2), http://ejournal.umm.ac.id/index. php/jop/ article/view/1640/1736.

Zul, M. A. R., Budiarti, A., Putri, E.C. An-alisis faktor predisposisi dan kejadian premenopause terhadap tingkat stres pada ibu usia 40-55 tahun di Komunitas Ibu PKK RW 15 Kelurahan Pusat Jaya Sura-baya. Jurnal Ilmiah Keperawatan. 2016; 11(1): 1057-1058.

Anaqotul, F. H & Suprihatingingsih, T. Hubungan syndrom premenopause dengan tingkat stres pada wanita usia 40-45 tahun. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad (JKA). 2018; XI (1): 50-61.

Proverawati, A. & Sulistyawati, E. Meno-pause dan sindrom premenopause. Yog-yakarta: Muha Medika; 2010.

Sriwaty, I. & Nuryoto, S. Pengaruh psikoedukasi menopause dan relaksasi un-tuk menurunkan kecemasan wanita pemenopause. Jurnal Humanitas. 2015; 12(1): 29-38.

Wulandari, S. & Aliza, M. R. Efikasi diri dan stres akademik pada siswa sekolah menengah atas program akselerasi. Jurnal Psikologika. 2014; 19(2): 146-155.

Notoatmodjo, S. Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2014.

Maria. Pengaruh edukasi terhadap penge-tahuan dan kecemasan pada wanita premenopause di Desa Jendi Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Tesis. Per-pustakaan uns.ac.id; 2011.

Khademolhosseini F, Noroozi A, Tah-masebi R. The effect of health belief model-based education through telegram instant messaging services on pap smear performance. Asian Pac J Cancer Prev. 2017; 18(8):2221- 2226.

Glanz K, Rimer B.K, Viswanath K. Health behavior and health education. San Fran-sisco: Jossey-Bass A Wiley Imprint; 2009.

Schwarzer, R., & Jerusalem, M. General-ized self-efficacy scale. In J. Weinman, S. Wright, & M. Johnston, Measures in health psychology: A user’s portfolio. Causal and control beliefs (pp. 35-37). Windsor, UK: NFER-NELSON; 1995

Cohen S, Kamarck T, Mermelstein R. A global measure of perceived stres. J. Health and Social Behavior. 1983; 385-396.

Pin, T L. Hubungan kebiasaan ber-olahraga dengan tingkat stres pada maha-siswa fakultas kedokteran universitas su-matera utara tahun masuk 2008. [Skripsi]. Medan: Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara; 2010.

Silalahi, V., Lismidiati, W., Hakimi, M. Efektivitas audiovisual dan booklet se-bagai media edukasi untuk meningkatkan perilaku skrining IVA. Jurnal MKMI. 2018; 14(3): 304-315.

Ramdhani, N. Formation and attitude change. London: Faculty of Psychology; 2008.

Arsyad, A. Media pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada; 2011.

Kartono, S., Nurhayati, Y., Wulandari, IS. Pengaruh pendidikan kesehatan tentang penanganan kejang demam balita terhadap self-efficacy ibu di Desa tempur Sari Tambak Boyo Matingan Ngawi. Stikes Kusuma Husada Surakarta; 2014.

Rosser JI, Njoroge B, Huchko MJ. Chang-ing knowledge, attitudes, and behaviors regarding cervical cancer screening: The efects of an educational intervention in ru-ral Kenya. Patient Educ Couns. 2015; 98(7):884-889.

Bandura. “Self-efficacy in changing socie-ties”. New York: Cambridge University press; 1995.

Kartika. Pengertian pengetahuan, ilmu dan ilmu pengetahuan. 2011; (http:// karti ka- nfisip08.artikelkesehatan.com diakses tanggal 26/12/15).

Safaria, T., & Saputra, N.E. Manajemen emosi. Jakarta: Bumi Aksara; 2009.

Baziad, A. Menopause dan andropause. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka; 2009

Refbacks

  • There are currently no refbacks.