Persepsi Remaja Terhadap Kesan Menakutkan Pada Peringatan Kesehatan Bergambar Di Bungkus Rokok Ditinjau Dari Extended Parallel Process Model

Andi Annisa Dwi Rahmawati, Rita Damayanti, Dien Anshari

Abstract

Latar Belakang. Tujuan pencantuman Peringatan Kesehatan Bergambar (PKB) pada bungkus rokok adalah mencegah remaja dari kebiasaan merokok. Dengan melihat gambar menakutkan pada PKB, remaja perokok juga diharapkan termotivasi berhenti merokok.

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pesan persuasif yang berusaha memunculkan rasa takut berperan dalam proses penerimaan atau penolakan pesan pada siswa yang pernah mendapat intervensi program berhenti merokok bernama Not on Tobacco (NOT)  dengan yang belum pernah mendapatkannya. Metode. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain Rapid Asessment Procedures (RAP). Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara mendalam.

Hasil. Hasil penelitian menunjukkan siswa yang mendapat intervensi program berhenti merokok memiliki keyakinan diri yang lebih tinggi untuk dapat mengurangi konsumsi rokok atau berhenti merokok dengan mudah dibandingkan siswa yang tidak mendapat intervensi. Mereka yang mendapat intervensi juga menunjukkan penerimaan pesan paling baik. Hal ini terlihat dari perubahan niat, sikap, dan perilaku informan ke arah yang positif, berkaitan dengan perilaku merokok. Sementara itu, siswa yang tidak mendapat intervensi menunjukkan penolakan pesan akibat tidak dapat mengendalikan rasa takut. Hal ini tercermin dari perilaku siswa yang menghindari melihat PKB.

Keywords

psikologi, komunikasi, label peringatan, pengendalian tembakau, kebijakan

Full Text:

PDF

References

Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia. (2012). Survei Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba pada Kalangan Pelajar/Mahasiswa di Kota Depok. Depok: PPK UI.

Anggun, K., Damayanti, R., & Rachmanto, N. (2013). "Not on Tobbaco" Program to Help Teenagers Quit Smoking in Depok, West Java. Depok: Pusat Penelitian Kesehatan UI.

Kementerian Kesehatan. (2012). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 109 Tahun 2012. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Kementerian Kesehatan. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan.

Witte, K. (1992). Putting the Fear Back Into Fear Appeals: The Extended Parallel Process Model. Communication Monographs , 330-349.

Witte, K. (1994). Fear Control and Danger Control: A Test of the Extended Parallel Process Model (EPPM). Communication Monographs , 113-134.

Popova, L. (2012). The Extended Parallel Process Model: Illuminating the Gaps in Research. Sage Journals Volume 39 No.4 , 455-473.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.