Keberlanjutan Peran Dukungan Sebaya di Dalam Sistem Penanggulangan HIV di Tingkat Provinsi dan Kota/Kabupaten Indonesia

Sarah Handayani, Retno Mardhiati

Abstract

Latar Belakang. Peran Dukungan Sebaya (DS) adalah salah satu peran yang penting dalam Sistem Penaggulangan HIV/AIDS. DS dapat berjalan secara berkesinambungan jika ada faktor keberlanjutan program.

Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan DS di dalam sistem penanggulangan HIV/AIDS di tingkat Provinsi dan Kota/Kabupaten.

Metode. Penelitian ini melakukan pengumpulan data kualitatif dan studi literatur. Wawancara mendalam dilakukan pada informan utama dan informan pendukung. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara mendalam.

Hasil. Kelompok DS dapat terus berlanjut dan berperan dalam sistem penanggulangan HIV/AIDS jika faktor-faktor yang berhubungan dengan keberlanjutan kelompok dapat terus berkembang. Adapun faktor keberlanjutan DS adalah: 1) Faktor Internal, yang meliputi faktor motivasi berkelompok, kepemimpinan, kemandirian dan manajemen serta akuntabilitas kelompok. 2) Faktor Eksternal, yang meliputi keterlibatan di dalam sistem penanggulangan HIV/AIDS, akses terhadap sumber daya dan masuk ke dalam sistem rujukan.

Keywords

Kelompok Dukungan Sebaya, Keberlanjutan, HIV/AIDS, Indonesia

Full Text:

PDF

References

Achmad S. Ruky, "Sukses Sebagai Manajer Profesional Tanpa Gelar MM atau MBA", Gramedia Pustaka Utama, 2002

Friedland, J., Rewick, R., & McColl, M. (1996). Coping & Social Support as determinants of quality of life in HIV/AIDS. AIDS Care, 8,15-31.

Green, Chris. Pemberdayaan Positif, Spiritia, 2007, hal 141.

Gregory, Derek; Johnston, Ron; Pratt, Geraldine et al., eds (June 2009). "Quality of Life". Dictionary of Human Geography (5th ed.). Oxford: Wiley-Blackwell. ISBN 978-1-4051-3287-9.

Hadley J. Insurance Coverage, Medical Care Use, and Short-Term ealth changes following an unintentional injury or the onset of a chronic condition. JAMA. 2007;297(10):1073-84.

KPAN, Strategi dan Rencana Aksi Nasional Penanggulangan HIV dan AIDS 2010 – 2014.

Mc Dowell, Newell, M. (1987). A guide to rating scales and questionnaires. New York : Oxford University Press.

Riessman, F. (1965). "The 'Helper-therapy' principle." Social Work, 10, 27-32

Sobirin, Ahmad. Budaya Organisasi, STIM Strategi dan Rencana Aksi Nasional Penanggulangan HIV dan AIDS 2010 – 2014.

Yayasan Spiritia. 2001. Dokumentasi Tentang Masalah Diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS di Indonesia:Tahap Pertama.

Yayasan Spiritia. 2002. Dokumentasi Tentang Masalah Diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS di Indonesia: Tahap Kedua.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.