Factors Influencing Immunisation Schedule Adherence and Completion at the Regional Level in the Philippines

Paolo Miguel Manalang Vicerra

Abstract


The leading causes of infant deaths are largely preventable and there are reasons from both the supply and the demand sides of healthcare why they may
be perpetuating. This study aimed to ascertain factors affecting the preventive healthcare behaviour of immunisation of infants in the Philippines which is
timely because completion, or adherence, rate had plateaued in recent decades. The method employed was the creation of statistical models at sub-national
level. The sample contained infants born prior to the 2013 Philippines National Demographic and Health Survey to determine proper adherence to the go -
vern ment-mandated immunisation schedule. This involved merging the 17 administrative regions of the country to the traditional three sub-national regions.
It is observed that the higher maternal education level and improved household socioeconomic status were the most indicative factors of improved adherence
across all regions. This is also the case to some extent with more advanced maternal ages at giving birth. Autonomy of mothers to visit healthcare facilities
depicts conflicting relations for different regions as well as how mothers behave depending on the nature of intention to give birth. These aspects regarding
predictive factors of preventive care have yet to be studied keenly at the regional level in the Philippines.

Abstrak
Penyebab utama kematian bayi sebagian besar dapat dicegah dan terdapat alasan baik dari sisi suplai maupun permintaan layanan kesehatan hal itu dapat
terus berlangsung. Penelitian ini bertujuan memastikan faktor-faktor yang memengaruhi perilaku layanan kesehatan preventif imunisasi bayi di Filipina yang
tepat waktu karena tingkat kelengkapan, atau kepatuhan, telah stabil dalam beberapa dekade terakhir. Metode yang digunakan adalah pembuatan model
statistik di tingkat subnasional. Sampel berisi bayi yang lahir sebelum Survei Demografi dan Kesehatan Nasional Filipina tahun 2013 untuk menentukan
kepatuhan yang tepat terhadap jadwal imunisasi yang dimandatkan oleh pemerintah. Hal ini melibatkan penggabungan 17 wilayah administratif negara ke
tiga wilayah subnasional tradisional. Diamati bahwa tingkat pendidikan ibu yang lebih tinggi dan peningkatan status sosial ekonomi rumah tangga merupakan
faktor yang paling menunjukkan peningkatan kepatuhan di semua wilayah. Sampai taraf tertentu juga halnya dengan usia ibu yang lebih tua pada saat
melahirkan. Otonomi ibu untuk mengunjungi fasilitas kesehatan menggambarkan hubungan yang saling bertentangan untuk daerah yang berbeda, serta
bagaimana ibu berperilaku tergantung pada niat dasar untuk melahirkan. Aspek-aspek mengenai faktor prediktif layanan preventif ini belum dipelajari secara
mendalam pada tingkat regional di Filipina.

Keywords


Infant health; infant immunisation; health behaviour; maternal healthcare; Philippines

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21109/kesmas.v13i1.1697

Refbacks

  • There are currently no refbacks.