e-ISSN 2598-3849       print ISSN 2527-8878

Vol 3, No 2 (2018)

Determinan Sosial Ekonomi Kepemilikan Jaminan Kecelakaan Kerja pada Tenaga Kerja Informal di Indonesia: Analisis Data SUSENAS 2017

Sri Denti On Madya, Atik Nurwahyuni

Abstract


Abstrak

Jumlah tenaga kerja informal lebih banyak dibandingkan dengan tenaga kerja formal di Indonesia. Cakupan kepemilikan jaminan kecelakaan kerja masih sangat rendah sedangkan angka kecelakaan kerja masih cenderung tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan sosial ekonomi kepemilikan jaminan kecelakaan kerja pada tenaga kerja informal di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan analisis bivariat dengan metode maximum likelihood dengan model logit. Data yang digunakan adalah Data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) tahun 2017 diolah menggunakan stata dengan uji regresi logistic/logit serta dianalisis dengan pendekatan model ekonometri. Variabel yang diamati yaitu, umur, jenis kelamin, status pernikahan, keluhan kesehatan, pendidikan, wilayah dan sosial ekonomi/pendapatan tenaga kerja informal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara wilayah (p =0,0005), umur (p=0,0005), jenis kelamin (p=0,0005), status pernikahan (p=0,001), pendidikan (p=0,0005), dan sosial ekonomi/pendapatan (p=0,0005) tenaga kerja informal terhadap kepemilikan jaminan kecelakaan kerja di Indonesia. Dengan model ekonometri diketahui faktor yang paling berpengaruh terhadap kepemilikan jaminan kecelakaan kerja pada tenaga kerja sektor informal yaitu karakteristik tenaga kerja informal terdiri dari pendidikan (OR 1,94), Umur (OR 1,09), wilayah (OR 1,71) dan pendapatan (OR 1,79).

 

Abstract

The number of informal workers is higher than the formal workforce in Indonesia. The coverage of working accident protection is still very low while the work accident rate still tends to be high. This study aims to determine the socio-economic determinants of employ-ment accident insurance ownership in informal workers in Indonesia. This study used a cross sectional study design with bivariate analysis using the estimation method of maximum likelihood. The Susenas Data (National Socio-Economic Survey) in 2017 is ana-lyzed using logistic/logit regression. The variables observed were age, sex, marital status, health, education, regional complaints, and socio-economic/informal labor income. The results of the study indicated a relationship between region (p=0,0005), age (p=0,0005), sex (p=0,0005), marital status (p=0,001), education (p=0,0005), and socio-economic/income (p=0,0005) in informal labor on em-ployement accident insurance ownership in Indonesia. The econometric model show that the factors that most influence the owner-ship of work accident insurance in the informal sector workforce are informal labor characteristics consisting of education (OR 1.94), Age (OR 1.09), region (OR 1.71), and income (OR 1.79).


Keywords


Informal sector; Logit; employment accident insurance; Economic

References


(1) Baros, W A. 2015. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepemilikan jaminan kesehatan: Analisa data susenas 2013. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: JKKI. 4 (1).

(2) Dartanto et.al, 2016. Participation of informal sector workers in Indonesia’s National Health Insurace System. Journal of Southeast Asian Economies (JSEAE). 33 (3): 317-342.

(3) Darimont, B., Yanyuan, C. 2005. Occupational accident insurance reform and legislation in China. International social security review. 58(1)

(4) Duric, Predrag.,O’May, Fiona., dan Diaconu, Karin., 2018. Informal work-related injuries: a one year prospective study in a rural community in Serbia. International Journal of Injury Control and Safety Promotion.

(5) Hernandez, Vera A.M, 1999. Duplicate Covarege and Demand for Health Care: The Case of Catalonia. Health Economics 8. Wiley Online Library- Economics of Health Care Systems. Jurnal of Health Economics. 8 (7).

(6) Kaseke, Edwin., Ncube, M. 2003. Work Accident Insurance and Prevention in Southern Africa:The case of Zimbabwe. International Social Security Review. 56( 3-4)

(7) Kemenkes. 2015. Infodatin: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (Situsi Kesehatan Kerja). Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Jakarta

(8) Littik, S. 2007. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan asuransi di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal MKM. 3(2).

(9) Noeraini, Astrid. A. 2015. Ekonomi informal di Indonesia, Suatu tinjauan pustaka. Jurnal Jp Unsoed Journal proceeding.

(10) Notoadmodjo, S, 2003. Ilmu kesehatan masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.

(11) Oktora. 2016. Determinan willingness to pay iuran jaminan kesehatan pada pekerja sektor informal (pengemudi ojek pangkalan) kota depok tahun 2016. Perpustakaan FKM UI, 2016.

(12) Republik Indonesia. 2004. Undang-undang sistem jaminan sosial nasional no. 40 Tahun 2004.

(13) Taufiq, N, 2017. Pengaruh dinamika sektor pekerjaaan terhadap dinamika kemiskinan di Indonesia: The effect of employment dinamics in Indonesia. November 2018 < website e-journal kemsos.go.id, 2017>.

(14) Utama, Gwendolyn Ingrid. 2015. Kesempatan Jaminan Sosial bagi pekerja Sektor Usaha- Informal. Diakses pada: Oktober 2018


Full Text: PDF

DOI: 10.7454/eki.v3i2.2990

Refbacks

  • There are currently no refbacks.