Determinan Kejadian Kejang Demam pada Balita di Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Mulia Pekanbaru

zulmeliza Rasyid, Dian Kusuma Astuti, Christine Vita Gloria Purba

Abstract


Kejang demam adalah bangkitan kejang yang dapat terjadi pada anak berumur 6 bulan sampai 5 tahun yang mengalami kenaikan suhu tubuh (suhu diatas 380C) yang tidak disebabkan oleh proses intracranial. Di Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Mulia angka kejadian kejang demam pada balita tahun 2017 berjumlah 98 kasus dengan proporsi kasus yaitu 34,03%. Tujuan penelitianini untuk menggambarkan dan mengetahui determinan kejadian kejang demam pada balita di RSIA Budhi Mulia Pekanbaru tahun 2015-2017.Desain Penelitian adalah case control. Populasi sebanyak 1.119 orang dengan besar sampel sebanyak 144 dengan perbandingan 1:1 dimana 72 untuk kasus dan 72 untuk kontrol. Teknik pengambilan sampel secara quota sampling dengan metode penelusuran dokumen.Alat penelitiankuesioner.Jenis data yang digunakan adalah data sekunder.Pengolahan data dengan aplikasi SPSS.Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian diperoleh kadar hemoglobin (p value= 0,000 dan OR=9,23; CI: 4,30-19,79), kadar leukosit (p value= 0,000 dan OR=9,71; CI: 4,53-20,79), usia (p value= 0,012 dan OR=2,95; CI:1,32-6,59), dan suhu tubuh (p value=0,000 dan OR=7,80; CI:3,71-16,38). DiharapkanRumah  SakitIbu dan Anak Budhi Mulia berkoordinasi dengan tim promosi dalam penatalaksanaan kasus kejang demam pada balita sehingga angka kematian pada balita dapat diminimalisir.


Keywords


Kejadian kejang demam, kadar hemoglobin, kadar leukosit, usia dan suhu tubuh

Full Text:

PDF

References


MV J. Seizures in childhood. 18th ed. United States of America: Nelson textbook of pediatrics; 2007. 2457-75 p.

Soetomenggolo TS IS. Buku ajar neurologi anak. Jakarta: Balai Penerbit Ikatan Dokter Anak.;

A F. Assesment of febrile seizures in children. Eur J Pediatr. 2007;17–27.

Pusponegoro HD, Widodo DP IS. Konsensus Penatalaksanaan Kejang Demam. Jakarta: UKKNeurologi PP IDAI; 2006.

Taslim. Buku Ajar Neorologis Anak. Jakarta: FKUI; 2013.

IDAI. Kejang Demam Anak. 2013.

RI K. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2013. 2014.

Helmi MH. Perbedaan Manifestasi Klinis Kejang Demam Pada Anak Anemia Dengan Anak Tanpa Anemia [Internet]. Media Medika Muda. Universitas Diponegoro.; 2014. Available from: http://eprints.undip.ac.id

Nugroho WW. Penyakit-Penyakit Yang Menyertai Kejadian Kejang Demam Anak di RSUP Dr. Kariadi Semarang. J Media Med Muda Progr Pendidik Sarj Kedokteeran Univ Diponegoro [Internet]. 2014; Available from: http://eprints.undip.ac.id

Nurindah, D., Muid, M., Retoprawiro S. Hubungan Antara Kadar Tumor Necrosis Factor-Alpha (TNF-α) Plasma dengan Kejang Demam Sederhana Pada Anak. J Kedokt Brawijaya. 2014;28(No.2, Agustus 2014).

Sarah RE. Manajemen Kejang Sederhana Dengan Riwayat Kejang Demam Pada Balita Usia 13 Bulan. J Medula Unila. 2016;4(4):147–52 Januari 2016.

Hajar, J.Z., Zulmansyah, Afgani A. Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Kejadian Kejang Demam Anak di Rumah Sakit Al-Ihsan. Pros Pendidik Dr. 2014;ISSN: 2460.

Gunawan, Prastya Indra., Saharso D. Faktor Risiko Kejang Demam Berulang Pada Anak. Media Med Indones. 2012;Volume 46(Nomor 2).




DOI: http://dx.doi.org/10.7454/epidkes.v3i1.2108

Refbacks

  • There are currently no refbacks.