KINERJA PELAKSANA MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN DI LINGKUNGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN BONDOWOSO

nanthyan khampa usada

Abstract

Sistem manajemen dan informasi kesehatan merupakan komponen yang berfokus pada terwujudnya sistem kesehatan yang berdaya guna dan berhasil guna secara efektif dan efisien. Pentingnya tujuan tersebut menjadi dasar aturan bahwa setiap fasilitas pelayanan kesehatan berkewajiban dalam menyelenggarakan Sistem Informasi Kesehatan (SIK) demi membantu tercapainya sasaran pembangunan kesehatan (Kemenkes 2014). Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan kinerja pelaksana manajemen sistem informasi kesehatan di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso. Merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan sistem menggunakan metode cross sectional. Kuesioner online dengan google form disebarkan melalui whatsapp group terhadap sampel penelitian yaitu seluruh (111 responden) pelaksana manajemen sistem informasi kesehatan di 25 puskesmas. Hasil menunjukkan responden berkinerja baik 55,0%. Menggunakan uji Chi-Square faktor input yang berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap output berupa kinerja adalah usia, pendidikan terakhir, keterampilan, pengetahuan, dan sarana prasarana.

Keywords

Kinerja, Manajemen Sistem Informasi Kesehatan, Dinas Kesehatan

References

Asmara, A. (2019). Determinan kinerja infection prevention control nurse Indonesia. Universitas Indonesia.

Aswad, N.H., Ferrial, E. (2016) Pengaruh tingkat pendidikan, pelatihan dan kompensasi terhadap kinerja di rumah sakit uit makassar. Management Journal. 1(2) : 63 – 70.

Bernardin, J.H., & Russel, E.A., (1998). Human resources management : an experiental approach. Singapore : McGraw-Hill.

Fauziah, M.S., Rumana, A.N., Dewi, R.S., Indawati, L. (2019). Kinerja petugas rekam medis di rumah sakit bhakti mulia. Indonesian of Health Information Management Journal. 8(2) : 53 – 58.

Gahayu, S.A. (2015). Metodologi penelitian kesehatan masyarakat. Yogyakarta : Deepublish.

Gibson, L.J., Ivancevich, J.M., Donnelly, J.H. (1991) Organisasi, perilaku, struktur, proses (5th ed.) (Nunuk Adiarni & Lyndon Saputra, Penerjemah.) Jakarta : Erlangga.

Gibson, L.J., Ivancevich, J.M., Donnelly, J.H., Konopaske, R. (2012).

Organizations: behavior, structure, processes (14th ed). New York, USA : McGraw-Hill.

Hadinata, D., Wahyuni. S., Putri, N.I. (2019). Hubungan pendidikan dan pelatihan dengan kinerja rsud cideres kabupaten majalengka. Jurnal kesehatan. 5(10) : 1 – 11.

Hariandja, E, M. (2002). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta : Grasindo.

Hosizah., & Adriani, L. (2017). Bahan ajar rmik sistem informasi kesehatan : biostatistik deskriptif. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Kambuaya, H.G., Rompas, S., Hamel, R. (2016). Hubungan tingkat pendidikan dan lamanya kerja dengan kinerja perawat di rumah sakit umum Kabupaten Sorong. Jurnal Keperawatan. 4(1) : 103 – 110.

Kementerian Kesehatan RI. (2007). Keputusan Menteri nomor 377/Menkes/SK/III/2007 tentang Standar Profesi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan. Jakarta, Indonesia : Kemenkes RI

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Peraturan Menteri nomor 46 tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan. Jakarta, Indonesia : Kemenkes RI

Kementerian Kesehatan RI. (2015). Peraturan Menteri nomor 97 tahun 2015 tentang Peta Jalan Sistem Informasi Kesehatan Tahun 2015-2019. Jakarta, Indonesia : Kemenkes RI

Kementerian PPN. (2019). The consolidated report on indonesia health sector review 2018 national health system strengthening. Jakarta : Bappenas.

Kementerian Kesehatan RI. (2019b). Peraturan Menteri nomor 43 tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta, Indonesia : Kemenkes RI

Kementerian Kesehatan RI. (2020, September 11). Keselamatan tenaga kesehatan keselamatan kita semua. 18 Juli, 2021. https://www.kemkes.go.id/article.html

Murty, A. W. (2012). Pengaruh kompensasi, motivasi dan komitmen organisasional terhadap kinerja karyawan akuntansi. The Indonesian Accounting Journal. 2(2) : 215 – 228.

Putri, K, D. (2019). Peran semangat kerja memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dinas kesehatan kabupaten tabanan, bali. Jurnal Manajemen. 1(2) : 60 – 76.

Robbins, S.P., & Coulter, M. (2009). Manajemen (10th ed) (Bob Sabran & Devri Barnadi Putera, Penerjemah) Jakarta : Erlangga

Rahmawati, P. (2012). Analisis kinerja pegawai kantor dinas kesehatan kabupaten bintan provinsi kepulauan riau. Universitas Indonesia

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktik Kedokteran

Siswati. (2018). Bahan ajar rmik manajemen unit kerja II. Jakarta : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Sitorus, D.A. (2012). Gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja pegawai instalasi laboratorium klinik RSUP Fatmawati 2012. Universitas Indonesia.

Super, E. Donald. (1980). A Life-Span, Life-Space Approach to Career Development. Journal of Vocational Behavior. 16 : 282-298

Widakdo, J.P., Holik, A., Iska, N.L. (2021). Efek usia dan tingkat pendidikan terhadap kinerja tenaga bantu penyuluh. Jurnal penyuluhan. 17(1) : 52 – 59.

Zainaro, A. (2017). Pengaruh sarana prasarana, pendidikan dan masa kerja perawat terhadap kepuasan kerja dan kinerja perawat ruang rawat inap rsud dr. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung. Jurnal Kesehatan. 11(1) : 1 – 4.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.