Rencana Pengembangan CSSD (Central Sterile and Supplies Department) Berdasarkan Kebutuhan di RS Meilia Tahun 2015

Lintang Kusuma Delia

Abstract


ABSTRAK

Untuk memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Kesehatan RI No.56 Tahun 2014 dan menghadapi era JKN di tahun 2015, RS Meilia merencanakan pengembangan CSSD yang mengacu pada literatur, peraturan, pedoman dan standar dari Kemenkes RI saja serta mengacu pada analisis faktor internal dan eksternal di CSSD RS Meilia untuk mencapai CSSD yang ideal. Hasil analisis yang didapatkan adalah RS Meilia sudah mempersiapkan unit CSSD tersendiri sejak dibangunnya rumah sakit. Selain itu, terdapat masalah alur distribusi barang kotor dan barang steril yang masih bercampur. Rencana pengembangan CSSD terbagi atas tiga tahap. Tahap pertama harus segera dilakukan karena berkaitan dengan akreditasi rumah sakit, yaitu pemisahan alur distribusi barang steril dengan barang kotor. Tahap kedua adalah langkah-langkah pengembangan CSSD dengan kondisi CSSD masih berada tetap dibawah unit OK, yaitu berkaitan dengan pengembangan SDM, pembaruan dan sosialisasi SPO, peningkatan pemeliharaan mesin dan penerapan standar label alat.bahan steril. Sedangkan tahap ketiganya adalah langkah-langkah yang harus dilakukan apabila pengembangan CSSD menjadi unit sendiri, yaitu renovasi ruang OK dan CSSD untuk pemisahan distribusi barang steril dan barang kotor, perekrutan SDM, dan menambah perlengkapan CSSD lainnya.

 

ABSTRACT

To meet the requirements of Peraturan Menteri Kesehatan RI number 56 2014 and JKN in 2015, RS Meilia need the planning of CSSD development that refers to the literature, regulations, guidelines and standards of the Ministry of Health of Indonesia and also refers to the analysis of internal and external factors in the RS Meilia CSSD to reach an ideal CSSD. The analytical results are RS Meilia has been preparing since the beginning of the construction of the hospital to hold a separate CSSD unit. In addition, there is a problem about the distribution flow of dirty goods and sterile goods are still mixed.CSSD development plan was divided into three stages. The first stage should be done as it relates to accreditation of hospitals, namely the separating distribution flow of sterile goods and dirty goods. The second stage is the development steps of CSSD with conditions still remain below the unit OK, namely human resources development, renewing and socialization of SPO to CSSD staff, unit OK and other units, improving the maintenance of CSSD sterilization machines, and create a standard label for the sterile goods. While third stage is the steps that must be done when the development of the CSSD into the unit itself, which is the renovation of OK and CSSD facilities, the recruitment of head of unit and sub-unit, and adding other CSSD equipment. 

Keywords


development planning; CSSD; central sterile and supplies development; the needs of RS Meilia

Full Text:

PDF

References


(1) Chaubey, P.C., Rampal. (2005). Estimation of Sterilization Capacity in Superspecialty Tertiary Care Hospital in South East Asia Region. Journal of the Academy of Hospital Administration-Ind Medica 2005 January – December: 17 (2): p. 2 - 5. Sitasi dari http://www.indmedica.com/journals.php?journalid=6&issueid=72&a...

(2) Depkes RI. (2009). Pedoman Instalasi Pusat Sterilisasi (CSSD/Central Sterile Supply Department) di Rumah Sakit. Jakarta.

(3) Kementerian Kesehatan RI. (2011). Pedoman Teknis di Bidang Sarana dan Prasarana Rumah Sakit Kelas B. Jakarta.

(4) Kementerian Kesehatan RI. (2012). Pedoman Teknis Bangunan Rumah Sakit Instalasi Sterilisasi Sentral (CSSD). Jakarta.

(5) Richards Medical. (2012). CSSD Products. Issue 3.0. Australia: Richards Medical, Pty. LTD. http://www.richardsmedical.com.au/assets/ cat/e-booklet_CATCSSD_V3.0_RM.pdf

(6) RS Meilia. (2014). Laporan Tahunan Bagian Medik & Keperawatan Rumah Sakit Meilia. Depok.

(7) RS Meilia. (2006). As Built Drawing Architecture RS Meilia

(8) RS Meilia. (2006). As Built Drawing Electronic & Mechanical RS Meilia

(9) RS Meilia. (2013). Business Plan RSM 2013-2017

(10) Sutoto, Dr.dr. M. Kes. (2014). Rumah Sakit Nilai Kinerja BPJS Kesehatan Makin Positif. Majalah Info BPJS Kesehatan, Edisi 7. Halaman 5. Sitasi diakses atau diambil dari http://www.slideshare.net/bpjs kesehatan1/majalah-info-bpjs-kesehatan-edisi-7-tahun-2014.

(11) Unit OK-CSSD RS Meilia. (2015). Target ADQ dan Pendapatan dari Bu Helda Tahun 2015 Revisi. Depok.

(12) WHO.2010. Health care-associated infections.Fact Sheet.Clean Care is Safer Care. Sitasi dari http://www.who.int/gpsc/country_work /gpsc_ccisc_fact_sheet_en.pdf_




DOI: http://dx.doi.org/10.7454/arsi.v3i1.2208

Refbacks

  • There are currently no refbacks.