Analisis Kebutuhan Tenaga Perawat Unit Pelayanan Intensif Berdasarkan Beban Kerja dan Kompetensi di Unit Pelayanan Intensif Rumah Sakit Dr Oen Solo Baru Tahun 2015

Antonny Halim Gunawan

Abstract


ABSTRAK

Perawat, sebagai SDM tenaga kesehatan memberikan kontribusi besar terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit dalam hal pelayanan langsung kepada pasien. Pelayanan keperawatan Unit Pelayanan Intensif merupakan pelayanan keperawatan yang saat ini perlu untuk dikembangkan di Indonesia, sejalan dengan perkembangan teknologi dibidang perawatan intensif. Oleh karena itu, demi efisiensi kebutuhan tenaga dan kompetensi perawat Unit Pelayanan Intensif perlu dikonsentrasikan. Penelitian ini membahas tentang analisa kebutuhan tenaga keperawatan di Unit Pelayanan Intensif RS dr Oen Solo Baru berdasarkan beban kerja (menggunakan time and motion study kepada 7 perawat kemudian diolah dengan Metode Ilyas) dan kompetensi kerja berdasarkan Aditama 2007 dan Ilyas (depth interview kepada tiga informan dengan fokus kepada pengetahuan seputar pekerjaan , keterampilan dan sikap ). Hasil penelitian ini menyatakan waktu produktif sebesar 81.56 %, beban kerja 6.88 jam/shift, belum memenuhi standard an kompetensi yang ada, dan dibutuhkan 51 perawat.

 

ABSTRACT

Nurses, as human resources for health also contribute greatly to the health services in hospitals and to provide services directly to patients. Nursing services at Intensive Care Unit has to be developed along with the technology development. Therefore, there is a need to concern the effieciency of nurses in term of quantity and competencies. This research discussed about the needs analysis nursing staff in the Intensive Care Unit of dr. Oen Solo Baru Hospital based on workload (using time and motion technique to 7 nurses then processed by Ilyas Methods) and work competencies based on Aditama 2007 and Ilyas (depth interview to three informants with a focus on job knowledge, skills and attitudes). Results of this research show that productive time amounted to 81.56%, the lack of standards and competencies, and it need 51 nurses. 


Keywords


workloads; work competency; nurses; intensive care unit

Full Text:

PDF

References


(1) Aditama, Tjandra Yoga. 2007. Manajemen Administrasi Rumah Sakit. Jakarta. Penerbit Universitas Indonesia

(2) Alspach, Grif JoAnn. 2006. Core Curriculum for Critical Care Nursing 6th . United States Amerika, Sounders Elsevier.

(3) Anandita, Widya.2011. Beban Kerja dan Kebutuhan Tenaga Instalasi Farmasi Rumah Sakit Hermina Depok tahun 2011. Program Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

(4) Andini, S. 2013. Analisa Kebutuhan Tenaga Keperawatan di Instalasi Hemodialisa RSUP Persahabatan Berdasarkan Beban dan Kompetensi Kerja. Tesis. Program Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

(5) Barnes, Ralph.M. 1980. Motion and Time Study, Design and Measurement of Work; John Wiley & Sons, Inc, New York, AS.

(6) Bersten, Andrew. Soni , Neil . 2009. Oh’s Intensive Care Manual 6th ed. London, Butterworth.

(7) Biro Hukum dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan. 2013. Pedoman Pelaksanaan Analisis Beban Kerja di Lingkungan Kementerian Kesehatan. Jakarta

(8) Bray, Kate et all. 2009 . Standards for Nurse Staffing in Critical Care. BACCN , British.

(9) Debergh, D P ; Colardyn , F ; Myny , D . 2012. Measuring the nursing workload per shiftin the ICU. Ghent University Hospital, Belgium

(10) Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan & Keteknisan Medik, .2011. Standar Pelayanan Keperawatan ICU di Rumah Sakit . Jakarta

(11) Finkler, S.A ,2000 . Financial Management for Nurse Managers and Execuives. W.B. Saunders.

(12) Forsyth, D. R., Elliott, T. R., & Welsh, J. A. 1999. The functions of groups: A psychometric analysis of the group resources inventory. International Journal of Action Methods, 52, 1-14.

(13) Gartinah, T. 1995. Berbagai Model Pemberian Asuhan Keperawatan yang Dapat Digunakan Dalam Upaya Meningkatkan Mutu Asuhan Keperawatan Simposium Keperawatan dan Diskusi Panel tentang Pengembangan Organisasi dan Pengelolaan dalam Upaya Meningkatkan Mutu Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit. Jakarta.

(14) Gillies, D.A. 1996. Nursing Management: A System Approach. Third Edition Philadelphia: WB Saunders.

(15) Goel SL, Kumar R, Thakur CP. 2002. Management of Hospitals. 4th volume. Hospital Managerial Services. Deep and Deep Publication. New Delhi.

(16) Ilyas, Yaslis. 2002. Kinerja: Teori, Penilaian dan Penelitian. Pusat Kajian Ilmu Kesehatan FKM-UI. Jakarta, CV Usaha Prima.

(17) Ilyas, Yaslis. 2011. Perencanaan SDM Rumah Sakit, Teori, Metoda dan Formula. Pusat Kajian Ilmu Kesehatan FKM-UI. Jakarta. CV Usaha Prima.

(18) Ilyas, Yaslis. 2013. Perencanaan SDM Rumah Sakit, Teori, Metoda dan Formula. Pusat Kajian Ilmu Kesehatan FKM-UI. Jakarta . CV Usaha Prima.

(19) Intensive Care Society. 2007. Standards for Intensive Care. United Kingdom. sitasi dari http://www.ics.ac.uk/ics-homepage/guidelines-and-standards/

(20) Ismani, Nila. 2001. Etika Keperawatan. J akarta : Widya Medika

(21) Ivancevich. 1995, Organisasi, alih bahasa Nunuk Adiarni, edisi Kedelapan. Jakarta: Binarupa Aksara

(22) Kawonal, Y.2006. Standar Praktik Keperawatan Profesional di Indonesia. Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Jakarta.

(23) Kementerian Kesehatan. 2010. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1778/Menkes/SK/XII/2010. Jakarta

(24) Kementerian Kesehatan. 2010. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 340/Menkes/Per/III/2010. Jakarta

(25) Kementerian Kesehatan. 2012. Pedoman Teknis Ruang Perawatan Intensif Rumah Sakit. Jakarta

(26) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 2004. Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi no. 102/MEN/VI/2004 Tentang Waktu Kerja Lembur dan Upah Kerja Lembur. Jakarta

(27) Koch, S.H. 2010. Integrated Information Display to Support ICU Nurses at the bedside : Ethnographic Observation, Design, and Evaluation. Department of Biomedical Informatics, The University of Utah

(28) Lawlor, A. 1998. Manual Peningkatan Produktivitas. Lembaga Sarana Informasi Usaha dan Produktivitas. Jakarta

(29) Nurhalis. 2007. Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Pegawai Badan Diklat Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam. Jurnal Ichsan Gorontalo, vol 2. No.1 Februari – April 2007, pp. 563-571. Banda Aceh.

(30) PPNI , 2010 . Standar Profesi & Kode Etik Perawat Indonesia . Jakarta

(31) Rahmika, P. 2009. Gambaran Kompetensi Perawat ICU dan HCU serta hubungannya dengan Pendidikan , Pelatihan dan Pengalaman di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Tahun 2009. Tesis. Program Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

(32) Rektor Universitas Indonesia. 2008. Pedoman Teknis Penulisan Tugas Akhir Mahasiwa Universitas Indonesia. Jakarta

(33) RS dr. Oen Solo Baru .2011. Buku Pedoman Penyelenggaraan Unit Pelayanan Intensif . Sukoharjo

(34) Sari, Yanty.2005. Analisis Faktor-Faktor Kompetensi Tenaga Asistensi Bedah Mata Jakarta Eye Center. Tesis Program Pascasarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara

(35) Siagian, SP. 2007. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta. Bumi Aksara.

(36) Soeroso, Santoso.2003. Manajemen Sumber Daya Manusia di Rumah Sakit Suatu Pendekatan Sistem.Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta..




DOI: http://dx.doi.org/10.7454/arsi.v2i2.2192

Refbacks

  • There are currently no refbacks.